Zakat di Kaltim Terus Naik, Capai Rp20,6 Miliar
Samarinda

Zakat di Kaltim Terus Naik, Capai Rp20,6 Miliar

  • Pada 2025, total zakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp20,6 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren peningkatan dalam lima tahun terakhir. 

Pada 2025, total zakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp20,6 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua BAZNAS Kalimantan Timur, Ahmad Nabhan, mengungkapkan bahwa pada 2021 dana ZIS yang terkumpul baru mencapai Rp6,8 miliar. 

“Angka naik menjadi Rp8,7 miliar pada 2022, Rp14,4 miliar pada 2023, Rp16,6 miliar pada 2024, hingga menembus Rp20,6 miliar pada 2025,” ungkapnya dalam Kaltim Berzakat yang digelar di Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026).

Menurut Nabhan, peningkatan pengumpulan zakat tidak lepas dari meningkatnya partisipasi aparatur sipil negara (ASN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta dunia usaha yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

“Semakin banyak zakat yang dikumpulkan, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:

Ramadan 1447 H, BMH Kaltim Kirim 500 Dai ke Pelosok - ibukotakini.com

Dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kaltim disalurkan ke berbagai program strategis, antara lain bidang pendidikan, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, advokasi, dan dakwah. 

Program-program tersebut ditujukan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kontributor zakat terbesar di antaranya berasal dari PT BPD Kaltim Kaltara atau Bankaltimtara, Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, serta Dinas Kehutanan Kaltim.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan zakat secara simbolis dari PT Migas Mandiri Pratama sebesar Rp160 juta dan Bankaltimtara senilai Rp3,6 miliar.

BAZNAS Kaltim optimistis tren positif pengumpulan zakat ini akan terus berlanjut. 

“Dengan pengelolaan yang semakin optimal, zakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur,” tutupnya. ***