Awal 2022, Penemuan Pertama Eksplorasi dari SKK Migas Kalsul

Redaksi - Selasa, 04 Januari 2022 12:00 WIB
SKK Migas Kawal Lebih Dekat Pengeboran Pengembangan dan Eksplorasi Migas

IBUKOTAKINI.COM - Kunjungan Kerja Manajemen SKK Migas yang dalam hal ini oleh Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman beserta tim SKK Migas Pusat diawali dengan rapat koordinasi rencana pengeboran tahun 2022 secara luring dan daring (hybrid) yang dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2021 dari Kantor Perwakilan Kalsul. Rapat ini dilakukan dalam rangka pembahasan optimasi rencana kinerja pengeboran pengembangan dan eksplorasi tahun 2022 khususnya KKKS di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Pada hari yang sama disela kepadatan agendanya, Wakil Kepala SKK Migas menyempatkan melakukan soft opening kantor baru SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Perwakilan Kalsul) yang berada di Komplek Pasir Ridge, dilanjutkan silaturahmi hangat bersama seluruh pegawai di Perwakilan Kalsul untuk memberikan sharing, dorongan dan semangat kolaborasi dalam rangka mendukung pencapaian target SKK Migas.

Setelah melakukan persiapan dan pemenuhan syarat protokol kesehatan (Prokes), pada hari berikutnya (2/1), Kunjungan Kerja dilanjutkan ke Rig Maera yang sedang melakukan pengeboran sumur pengembangan di area operasi PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Tajak sumur Sapi Gas Handling Surface Facility (GHSF), di Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) telah dimulai pada tanggal 22 Desember 2021.

Kegiatan tajak menjadi 1,5 tahun lebih cepat dari target, yang rencana awal selesai tajak pada kuartal ke-2 tahun 2023. Percepatan ini telah menambah sumur yang dikelola PHKT dari 3 menjadi 7 sumur, yang nantinya akan menghasilkan produksi secara total sebesar 8 MMSCFD dan kemudian akan mencapai puncak produksi di angka 30 MMSCFD.

Wakil Kepala SKK Migas, Fatar menjelaskan bahwa Kunjungan Kerja ke beberapa area operasi KKKS termasuk PHKT merupakan bagian dari Drilling Campaign yang dicanangkan oleh SKK Migas di tahun 2022. ”Dengan total target 17 sumur baru di PHKT tahun 2022, harapannya dapat terealisasi seluruhnya hingga sejalan dengan total target SKK Migas untuk pengeboran pengembangan dan eksplorasi sebanyak 900 sumur di Indonesia secara keseluruhan” tambah Fatar.

General Manager PHKT, Raam Krisna menyampaikan bahwa proyek ini sangat penting bagi PHKT karena akan mendukung pengadaan 80% gas di 2022 dan merupakan implementasi borderless antar anak perusahaan PHI. “PHKT optimis capai target produksi Migas 2022 dengan reaktivasi Sapi GHSF”, ujar Krisna.

Selanjutnya (3/1), Fatar melakukan Kunjungan Kerja ke Rig Raisis yang akan melakukan tajak sumur pengeboran pengembangan TN-AA322/323 di area operasi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Kemudian lanjut melakukan Kunjungan Kerja ke Rig Hakuryu-14 yang sedang melakukan pengeboran eksplorasi sumur Manpatu-1X (MPT-1X) di area operasi PHM. Sumur MPT-1X tajak pada 20 Oktober 2021 dan saat ini telah dilakukan Uji Kandungan Lapisan (UKL) pada DST-1 di Formasi Batupasir Mentawir (kedalaman 3630 mMD), yang terbukti menemukan hidrokarbon berupa Minyak dan Gas, dengan rate terukur untuk gas sebesar 15 MMSCFD dan minyak sebesar 600 BOPD. Operasi UKL masih berlangsung kemudian akan dilanjutkan untuk melakukan UKL pada DST-2 di Formasi Batupasir Tanjung Batu (kedalaman 2240 mMD) untuk mengetahui kemampuan laju alir di lapisan/formasi tersebut.

Sebagai rangkaian penutup Kunjungan Kerja, Manajemen SKK Migas melakukan ramah tamah apresiasi pencapaian Proper Emas yang digelar oleh PHM dan turut dihadiri para mitra binaan PHM.

SKK Migas Kawal Lebih Dekat Pengeboran Pengembangan dan Eksplorasi Migas

Fatar menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh PHM, baik dari segi capaian lifting minyak & gas yang mencapai diatas 100%, pemenuhan komitmen pengeboran pengembangan & eksplorasi yang discovery “big fish” di awal tahun 2022 serta empowering masyarakat sekitar operasi yang alhamdulillah mengantarkan PHM meraih 2 (dua) Proper Emas yaitu dari lapangan BSP dan lapangan SPU.

Ramah tamah yang digelar di Rocket Mahakam Club (RMC) pada senin malam tadi menjadi sangat berbeda karena dihiasi pemandangan pancaran cahaya hasil flaring dari kegiatan UKL di sumur MPT-1X yang dapat dilihat dari RMC yang berada di pinggir pantai Batakan, Balikpapan.

General Manager PHM, Agus Amperianto menyampaikan terima kasih atas dukungan SKK Migas dalam pencapaian PHM di tahun 2021 dan optimis pada tahun 2022 ini akan memberikan kontribusi yang lebih baik, dengan kinerja yang “me-Rocket”.

Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul, Azhari Idris menyampaikan bahwa discovery (penemuan) pertama di Indonesia tahun 2022 berasal dari wilayah Perwakilan Kalsul yaitu sumur eksplorasi MPT-1X di Wilayah Kerja (WK) Mahakam PHM. Semangat baru dari Mahakam melalui new discovery PHM. “Hope for the best sebagai hadiah tahun baru 2022” ujar Azhari.

Pada tahun 2021, capaian lifting Migas KKKS Kalsul secara keseluruhan untuk minyak mencapai 73.933 BOPD (per 31 Des 2021) atau 99,9% dari target APBN sebesar 74.015 BOPD dan gas sebesar 1.666 MMSCFD (per 30 Nov 2021) atau 106% dari target APBN sebesar 1.570 MMSCFD.

Dengan rencana pengeboran yang lebih massif, kami optimis di tahun ini target lifting migas KKKS di wilayah Kalsul dapat dicapai. Kita semua berharap tahun ini secara nasional bisa turn over dari menurunnya produksi migas menjadi tren meningkat secara berkelanjutan sampai tercapainya target 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030, tambah Azhari.

“Selain capaian lifting Migas yang memuaskan, di wilayah Kalsul juga meraih 7 (tujuh) Proper Emas di tahun 2021 yang sebagian besar berasal dari KKKS di wilayah Kaltim yaitu 2 dari PHM, 1 dari PHKT, 2 dari PT Pertamina EP (Field Sangasanga & Field Tarakan), 1 dari JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi serta dari PT Badak NGL,” tutup Azhari.

Editor: Ferry

RELATED NEWS