Boleh Mudik Lebaran, Antusias Masyarakat Ikut Vaksin Booster Meningkat

Redaksi - Sabtu, 26 Maret 2022 11:02 WIB
Pelaksanaan vaksinasi di Gedung Dome Balikpapan pada 24 Maret 2022

IBUKOTAKINI.COM – Seiring dengan kebijakan tidak akan adanya larangan mudik Lebaran 2022. Masyarakat boleh mudik dengan syarat sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 maupun booster.

Sementara masyarakat yang belum divaksin booster juga diperbolehkan mudik. Syaratnya, bagi pemudik yang baru menerima vaksin dosis pertama, mereka wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR sebagai syarat perjalanan.

Sedangkan pemudik yang sudah menerima dua dosis vaksin harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes antigen sebagai syarat perjalanan mudik.

Pengecekan status vaksinasi booster akan menyasar para calon pemudik, baik pengguna transportasi umum (darat, laut, udara) maupun kendaraan pribadi. Pengecekan dilakukan melalui Sertifikat Vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi.

Dampak kebijakan memberikan respon yang besar pelaksanaan vaksinasi khususnya dosis ketiga atau booster. Terbukti selama dua hari kemarin sentra pelaksanaan vaksinasi di Kota Balikpapan ramai dikunjungi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Dampak siaran pers Bapak Presiden bahwa syarat mudik adalah vaksinasi booster maka capaian vaksinasi booster di Dome langsung meningkat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, Sabtu (26/3/2022).

Terpantau pada 24 Maret 2022, jumlah masyarakat yang tervaksin di sentra vaksinasi gedung Dome Balikpapan mencapai 2.085 dosis. Dari jumlah yang divaksin tersebut bervariasi.

Menurut perempuan yang akrab disapa Deo, jumlah warga yang tervaksin didominasi oleh booster. Sisanya bagi mereka yang belum mengikuti vaksinasi 1 dan 2 dengan berbagai kategori.

“Begitu pula hari kedua digelar di gedung kesenian. Masyarakat yang dapat untuk mengikuti vaksinasi pun meningkat. Bahkan sampai di luar gedung,” tandasnya.

Adapun total cakupan vaksinasi Kota Balikpapan dosis pertama sebesar 116,25%, dosis kedua 104,72% dan dosis ketiga 15,50%. Untuk lansia dosis 1 sebesaar 80,41%, dosis kedua 74,57% dan dosis ketiga 24,85%.

Sementara untuk publik cakupan vaksin dosis 1 sebesar 131,77%, dosis kedua 122,67% dan sosis ketiga 21,83%. Untuk remaja dosis pertama 104,90%, dosis kedua 98,49% dan ketiga sebesar 0,98%.

Sementara itu, salah seorang warga Rahma mengaku vaksinasi booster dilakukan untuk perjalanan mudik yang nantinya menjadi syarat. “Saya sudah vaksin pertama dan kedua. Dan kebetulan memang ini jadwal untuk booster. Vaksin kedua pada September lalu saya hitungnya yang enam bulan,” sembari tersenyum ramah.

Editor: Ferry

RELATED NEWS