Ibu Kota Negara Baru Jadi Lokasi Program Food Estate

Admin - Sabtu, 01 Mei 2021 09:50 WIB
Program food estate di Kalimantan Timur akan dipusatkan di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, dua daerah calon ibu kota negara.

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menawarkan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara sebagai lokasi program food estate. Di calon ibu kota negara baru, Pemerintah daerah telah menyiapkan 2.654 hektare lahan.  

Kesiapan ini terungkap dalam pertemuan identifikasi dan penggalian data calon lokasi pengembangan kawasan food estate di Benua Etam, oleh Kementerian Pertanian RI melalui Pusat Penelitian Pengambangan Tanaman Pangan (Puslitbang TP). 

Hadir Kepala BPTP Kaltim Dr Fauzia T Ladja, Dinas PUPR Kaltim, Kadis Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, hadir secara daring Bappeda Kaltim dan Dinas Pertanian Kabupaten Paser. Pengembangan food estate dilakukan dengan pendekatan kluster dan multi komoditas yang terintegrasi dari hulu-hilir dengan melibatkan peran pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan swasta.

Kapuslitbang TP Dr Priatna Sasmita menyampaikan food estate merupakan kegiatan Prioritas Nasional, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kaltim. "Direncanakan skema pembiayaan food estate, porsinya pemerintah pusat 30 persen, provinsi 30 persen, kabupaten/kota 30 persen dan swasta 10 persen," sebutnya.

Sementara Kepala DPTPH Kaltim Siti Farisyah Yana menyampaikan Kaltim siap mendukung kegiatan food estate, dimana Kabupaten Penajam Paser Utara tersedia lahan seluas 1.500 Ha dan Paser seluas 1.154 Ha. "Telah diusulkan ke Kementan pada 29 Desember 2020 sebagai kawasan food estate Kaltim," ungkapnya.

Selain itu, DPTPH telah mengawali kegiatan koorporasi petani dan agrosolution dengan komitmen bersama PT PKT, Bulog, BMKG, Bankaltimtara, BRI dan seluruh Kepala Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan se Kaltim.

"Dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas pangan di Kaltim," jelasnya. Sedangkan Dinas PUPR Kaltim siap mendukung terkait daerah irigasi dilokasi food estate. Bappeda Kaltim telah mengusulkan kegiatan food estate dalam major project yang dituangkan dalam perubahan RPJMD Kaltim Tahun 2019-2023

Setelah rakor food estate, akan dilakukan kunjungan lapangan oleh Tim Puslitbang TP ke PPU dan Paser, guna memastikan kesiapan lahan dan pendukung lainnya di tingkat petani.
 

Tags pertanian kaltimBagikan

RELATED NEWS