Investasi di Kaltim Masih Rendah, Konjen Australia Ingin Tingkatkan Hubungan

Redaksi - Rabu, 06 Juli 2022 08:00 WIB
Konjen Australia Bronwyn Robbins bertemu dengan Pj Sekda Balikpapan, Muhaimin. Australia berminat meningkatkan hubungan bisnis dengan Kaltim.

IBUKOTAKINI.COM - Nilai investasi Australia di wilayah Kalimantan Timur, masih snagat kecil. Dibandingkan dengan negara-negara lain, Australia hanya menduduki peringkat ke-13. Dalam kunjungan resminya di Kaltim sejak awal pekan ini, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Bronwyn Robbins intens menggelar pertemuan dengan para kepala daerah. Perwakilan pemerintah Australia itu menyampaikan keinginan meningkatkan hubungan bisnis.

Australia menjadi salah satu negara penting dalam tujuan ekspor dari Kaltim. Beberapa komoditas dikirim ke Negeri Kanguru, antara lain kayu, alat berat, urea dan amonia.

Menurut catatan Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), selama periode Januari hingga Mei 2022 total ekspor Kaltim ke Australia bernilai USD 23,9 juta.

Australia juga tercatat sebagai salah negara yang berinvestasi di Benua Etam. Realisasi investasi negara itu tercatat sebesar USD 734 ribu sepanjang tahun 2021 dengan jumlah proyek 27.

Kembali soal kunjungannya, Bronwyn Robbins menyampaikan keinginan Pemerintah Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk lebih mengeratkan lagi kerja sama Kaltim dan Australia.

"Australia dan Kalimantan Timur telah memiliki hubungan bisnis dan masyarakat yang kuat selama bertahun-tahun. Kami berharap dapat memperdalam hubungan kita lebih erat lagi," buka Bronwyn Robbins.

Dia juga menawarkan kesiapan Australia untuk ikut serta dalam proses pembangunan IKN di Sepaku, Kalimantan Timur dengan infrastruktur ramah lingkungan. Australia juga siap menawarkan program antisipasi perubahan iklim (climate change).

Konsul Jenderal Robbins juga menegaskan potensi untuk melanjutkan peluang kerja sama di bawah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) dan program kerja sama ekonominya.

"Kita akan merevitalisasi hubungan perdagangan dan investasi kita demi meningkatkan perekonomian Australia dan Indonesia," jelas Robbins dilansir dalam keterangan resmi Pemprov Kaltim.

Konsul Jenderal Robbins juga siap membantu memfasilitasi pengusaha Kaltim dan Australia untuk meningkatkan perdagangan kedua negara.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut baik keinginan Pemerintah Australia untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN hijau berkelanjutan dan peningkatan perdagangan Kaltim dan Australia.

"Kami sangat senang, setuju berat dan terpenting sama-sama untung. Walaupun saya tahu, Australia pasti untung banyak. Tapi lebih penting lagi, ada tindak lanjut setelah pertemuan ini," tegas Isran.

Soal IKN hijau, Isran menegaskan ibu kota baru itu akan menjadi satu-satunya di dunia dan belum ada di Australia.

"Kedubes Australia nanti juga akan pindah ke IKN. Kita siapkan areal lebih luas dan hijau di sana. Saya doakan Konsul Robbins nanti yang jadi Dubes Australia," canda Isran.

Sebelumnya, Bronwyn Robbins juga bertemu dengan Pj Sekda Balikpapan, Muhaimin. Dalam pertemuan itu, ⠀
Robbins berbicara tentang sejarah panjang kerja sama Indonesia dan Australia. “Balikpapan dan Australia juga punya sejarah. Sehingga perlu diperdalam lagi hubungan yang sudah lama terjalin,” tambahnya.⠀

Di Balikpapan Robbins mengunjungi Pusat Pelatihan dan Pengembangan Thiess (Thiess Training and Development Centre) yang menawarkan program magang pada kualifikasi kejuruan Australia.⠀

Editor: Ferry

RELATED NEWS