Manfaatkan Kawasan, Kaltara Serius Wujudkan Ekonomi Hijau

Ferry - Sabtu, 28 Mei 2022 13:00 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembangunan KIPI Tanah Kuning Mangkupadi.

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bertekad mewujudkan ekonomi hijau (green economy). Provinsi paling muda itu memiliki potensi sumber daya alam melimpah, dengan luas kawasan yang masih didominasi hutan.

Kuas kawasan hutan Kaltara mencapai 79,49 persen atau 5.494.781 hektare dari luas daratan. Luasan tersebut meliputi hutan produksi yang terdiri dari hutan produksi tetap, terbatas, dan hutan yang dikonversi seluas 3.211.972 hektare.

Sementara hutan lindung memiliki luas 1.010.703 hektare dan hutan konversi yang menjadi bagian dari Taman Kayan Mentarang yakni seluas 1.272.105 hektare.

“Dengan adanya SDA serta melihat isu strategis yang dihadapi oleh Kaltara maka pemerintah memiliki 10 prioritas pembangunan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat serta untuk mengurangi risiko kerusakan lingkungan yang lebih parah,” kata Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.

10 prioritas pembangunan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Mentarang dan Sungai Kayan. Kemudian pembangunan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi, ketahanan pangan daerah dengan pembangunan pertanian dalam arti luas. Lalu, meningkatkan terwujudnya konektivitas perbatasan dan perdalaman dalam rangka membangun desa menata kota.

Selanjutnya, meningkatkan pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan di lima kabupaten/kota. Kemudian mewujudkan pembangunan ekonomi melalui diversifikasi produk dan keunggulan komperatif di lima kabupaten/kota.

Lalu, meningkatkan SDM melalui wajib belajar 16 tahun. Kemudian, mewujudkan pengadaan balai latihan kerja serta peluang kerja bagi milenial. Selanjutnya, mewujudkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Serta, mewujudkan pemberian tunjangan perbaikan penghasilan bagi aparat tertentu di pedalaman dan daerah terpencil serta perkotaan sesuai dengan kemampuan keuangan setiap daerah.

Menurut Gubernur Zainal Paliwang, keberadaan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi dan pembangunan PLTA menjadi wujud nyata ekonomi hijau di provinsi berjuluk Benuanta.

Menurutnya, terwujudnya ekonomi di Kaltara didorong oleh SDA yang berlimpah, keanekaragaman budaya, dan dukungan pemerintah. “Tapi jangan lupa, terbatasnya kesediaan SDM serta kurangnya pemahaman stakeholder terkait ekonomi hijau dapat menjadi suatu hal yang menghambat. Jadi harus menjadi perhatian kita,” kata Zainal dikutip dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Sabtu (28/5/2022).

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara tahun 2016-2022, pemerintah berupaya mewujudkan provinsi termuda ini sebagai daerah yang mandiri dengan strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ekonomi hijau.

“Dengan kata lain, ekonomi hijau yang dimaksud adalah ekonomi yang rendah emisi terhadap lingkungan, dan memiliki keadilan sosial,” katanya.

RELATED NEWS