Home Kabar Ibu Kota Pasien Sembuh Dari C...

Pasien Sembuh Dari Covid-19 Terus Bertambah

vira respati - Minggu, 21 Februari 2021 pukul 20.54
Update kasus covid-19 di Kaltim pada Minggu (20/2/2021) Update kasus covid-19 di Kaltim pada Minggu (20/2/2021) (sumber: humas pemprov Kaltim)

IBUKOTAKINI.COM – Upaya pemerintah menekan angka kasus terkonfirmasi positif covid-19 terus digencarkan. Terbukti jumlah kasus terkonfirmasi terus bertambah dengan segala upaya penanggulangan. Upaya itu dengan memaksimalkan 3T (test, tracking dan treatment) harus didukung dengan kesadaran masyarakat untuk aktif melaporkan yang terjadi di lingkungan keluarga dan sekitarnya. Khususnya terkait upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di lingkungan masyarakat.

"Kita memang terus melakukan tes secara massal yang dilanjutkan dengan tracking terhadap mereka yang terkonfirmasi positif. Untuk kemudian dilakukan treatment sehingga mereka bisa kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarga," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Padilah Mante Runa saat memberikan keterangan jumlah kasus Minggu (20/2).

Berdasarkan rilis data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim per Ahad, 21 Februari 2021, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 618 kasus, total menjadi 43.298 kasus. Sebaran kasus sembuh terjadi di Berau sebanyak 76 kasus, Kutai Kartanegara (78), Kutai Timur (71), Paser (50), Penajam Paser Utara (9), Balikpapan (150), Bontang (80) dan Samarinda (104).

"Tingginya penambahan kasus sembuh ini jangan membuat kita lengah, tetapi tetap waspada, karena jumlah terkonfirmasi juga masih terus ada setiap harinya. Tetap displin menjalankan protokol kesehatan. 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," imbau Padilah.

Sementara, total terkonfirmasi sebanyak 52.502 kasus, bertambah 406 kasus. Pasien meninggal dunia 1.246 kasus (bertambah 13 kasus) dan pasien masih dirawat 7.958 kasus. Angka kasus per 100 ribu penduduk yaitu 1.410,8. Positif rate 23,4 persen dari kasus diperiksa. Angka kesembuhan 82,5 persen dan angka kematian 2,4 persen dari terkonfirmasi.