Pemkot Balikpapan Minta Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Redaksi - Kamis, 10 November 2022 20:00 WIB
Konferensi Pers mengenai perkembangan covid-19 pada Kamis (10/11/2022)

IBUKOTAKINI.COM – Kasus harian terkonfirmasi Covid-19 di Kota Balikpapan mengalami peningkatan. Di mana kasus perhari antara 40-50 kasus dalam beberapa hari terakhir ini, yang didominasi oleh pekerja maupun melakukan perjalanan.

Melihat angka harian itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan kewaspadaannya.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, dalam keterangan persnya kepada media, yang berlangsung di Lobby Balai Kota Balikpapan, Kamis, 10 November 2022. Konferensi pers dipimpin Pelaksana Tugas Asisten I Setdakot Balikpapan, Zulkipli, yang didampingi Kapolres dan Dandim Balikpapan.

Andi Sri Juliarty mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan.

“Tingkat keterisian rumah sakit, kami sampaikan masih realtif aman. Di mana ruang isolasi keterisiannya 6% dan ICU 7%. Akan tetapi diimbau rumah sakit juga tetap melakukan kesiapsiagaan membuka layanan Covid-19,” tuturnya.

Menurutnya, memang saat ini ada beberapa kondisi penyakit yang gejalanya hampir sama. Yaitu demam, batuk dan flu yang merupakan gejala bisa jadi Covid-19 atau bisa jadi Demam Berdarah Dengue (DBD).

BACA JUGA:

“Karena itu, kepada masyarakat kami imbau agar tetap juga segera melakukan pemeriksaan kesehatan jika ada gejala batuk, flu dan demam,” imbaunya.

Berdasarkan data, Kota Balikpapan kasus terbanyak di Kecamatan Balikpapan Utara berjumlah 58 kasus dan Balikpapan Selatan 42 kasus.

Adapun rasio penularan berada di angka 0,43. Artinya masih aman untuk pemerintah, swasta dan masyarakat melakukan kegiatan tetapi dengan protokol kesehatan.

Selain itu, Andi Sri Juliarty menambahkan bahwa tersedia 5400 dosis vaksinasi Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat yang belum vaksin atau pun booster untuk melakukan vaksin. Dan bagi yang punya riwayat pengorbit bisa melakukan vaksin,” tutupnya. ###

Editor: Ferry

RELATED NEWS