Tekan Kasus Covid-19 Selama Ramadan dan Idul Fitri, Pemrov Melakukan Antisipasi

Admin - Rabu, 21 April 2021 19:23 WIB
Rakor Lintas Sektoral dalam rangka Koordinasi Keamanan dan Penegakan Hukum di Bulan Suci Ramadhan, Mudik dan Idul Fitri 1442 Hijriah

IBUKOTAKINI – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyatakan banyak hal yang harus disikapi dan diantisipasi dalam tahun ini. Utamanya selama Ramadan dan Idul Fitri. Hal itu diungkapkan usai memimpin Rakor Lintas Sektoral dalam rangka Koordinasi Keamanan dan Penegakan Hukum di Bulan Suci Ramadhan, Mudik dan Idul Fitri 1442 Hijriah di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu, (21/4/2021).

"Saya minta dukungan bupati dan walikota agar menyampaikan ke masyarakatnya, kita masih kondisi pandemi Covid-19. Segalanya bisa terjadi dan kita tidak inginkan itu terjadi seperti negara India dan Eropa," terangnya.

Pembatasan aktifitas dan kegiatan masyarakat, jelasnya, salah satu upaya bersama meminimalisir permasalahan Covid-19 dan masalah sosial lainnya.

Untuk membatasi mobilitas masyarakat akan dibuat pos-pos di batas antar wilayah kabupaten dan kota, didukung aparat TNI dan Polri, Dishub serta instansi terkait lainnya.

"Kalau ada istilah mudik lokal, antar wilayah di dalam Kaltim itu belum diatur. Walaupun boleh, ya tetap taati aturan dan harus memenuhi persyaratan," ungkap mantan Bupati Kutai Timur ini.

Terkait ada spekulasi mudik sebelum 6 - 17 Mei, tegas Gubernur mengatakan ada kemungkinan tapi angkanya sangat kecil dan berdasarkan informasi presentasinya masih rendah.

"Inikan sudah tanggal berapa, sudah diatas tanggal 20 kan, artinya walaupun sudah mendekati 6 Mei, tapi pergerakan orang masih sangat sedikit ke luar Kaltim," sebutnya.

Hal senada disampaikan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, siap mendukung upaya-upaya yang dilakukan Gubernur Isran Noor serta bupati dan walikota di Kaltim.
 

RELATED NEWS