Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty
Kabar Ibu Kota

Hari Kesehatan, DKK Akan Gelar Vaksin Kanker Leher Rahim

  • IBUKOTAKINI.COM – Sejumlah kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dalam memper
Kabar Ibu Kota
Redaksi

Redaksi

Author

IBUKOTAKINI.COM – Sejumlah kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional 2022. Pada puncak peringatan Hari Kesehatan nanti, DKK Balikpapan akan menggelar vaksin kanker leher rahim yang menyasar pada usia remaja. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty dalam Pelaksanaan Iva Test, Papsmear, Sadarnis dan Sadari yang diselenggarakan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan, Puskesmas Klandasan Ilir dan PKK Balikpapan, di Puskesmas Klandasan Ilir, Sabtu (5/11/2022). 

Ia mengatakan bahwa pada hari ini secara serentak di seluruh kelurahan Kota Balikpapan dilaksanakan juga deteksi dini untuk pencegahan penyakit tidak menular.

“Kegiatan ini adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperingatan Hari Kesehatan Nasional. Pemeriksaan (PTM) dimana dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolestrol dan ini gratis dari Pemkot Balikpapan dengan target kami 3 ribu warga,” tuturnya. 

Menurut Andi Sri Juliarty, pemeriksaan ini menjadi penting dan digencarkan, karena setelah pandemi Covid-19 melandai, muncul kembali penyakit hipertensi, diabetes, kanker.

“Karena itu pemerintah segera bersikap, hari kesehatan tahun ini sebanyak banyaknya deteksi dini,” aku Dio.

BACA JUGA:

Puskesmas selain bekerja sama dengan Yayasan Kanker Infonesia (YKI) Kota Balikpapan, juga menjadi pusat penanganan stunting terutama di Puskesmas Klandasan Ilir. Karena masalah kesehatan ini universal namun kita tidak bisa apa-apa kalau tidak sehat.

“Pada hari kesehatan mendatang kami akan melaunching pemberian vaksinasi anti kanker rahim (serviks) pada remaja, ini menjadi vionir kita akan mendahului program kementerian kesehatan yang baru akan mencanangkan tahun depan,” jelas Dio.

Adapun pengadaan vaksinnya dari APBD Kota Balikpapan, kalau biaya sendiri sangat mahal, satu kali vaksin untuk anti kanker leher rahim bisa Rp 1 juta dan dibutuhkan 2-3 kali vaksinasi. 

“Sehingga cukup besar biayanya, kami menyiapkan anggaran Rp 350 juta untuk pengadaan vaksin yang akan mulai dilaksanakan pada 12 November, tetapi itu tidak seberapa dibanding ketika anak remaja perempuan terkena kanker leher rahim,” akunya.

“Salah satunya produktivitas kita yang hilang tidak ternilai, pembiayan juga sangat besar dan keluarga jadi ikut prihatin, mari kita cegah bersama,” sambungnya.

Pelaksanaan Iva tes dan Papsmear kolaborasi YKI Cabang Balikpapan, Puskesmas Klandasan Ilir dan PKK Balikpapan

Memang dalam pelaksanaan pemberian vaksin leher rahim kita pilih dulu, belum semua remaja perempuan diberikan, kita coba yang berisiko tinggi yang akan kita dahulukan.

“Mudah-mudahan nanti menyambung dari Kementerian Kesehatan tahun depan dalam programnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan, Nurlena Mas’ud mengajak para perempuan khususnya yang sudah menikah untuk melakukan pemeriksaan iva test dan sadari. 

“Karena langkah yang dilakukan ini untuk mencegah secara dini dan mengetahui secara cepat agar pengobatannya dapat segera dilakukan,” ujarnya. 

Dimulai dari kader PKK, ia menghimbau untuk melakukan pemeriksaan dan mengajak masyarakat. Dan pihaknya juga mengajak untuk hidup sehat dan kebersihan. 

“Dan ini adalah salah satu upaya mencegah kanker dengan pola hidup sehat,” tambahnya. ###