
IHSG Melesat Hingga 5.439 Sepekan: Rata-Rata Transaksi Harian Rp20,3 Triliun!
- Asing Mencatatkan Net Sell Rp1,28 triliun
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM — Pasar saham Indonesia menutup pekan ini dengan performa impresif! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang periode 19–23 Oktober 2026. Sebagian besar indikator perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun kompak menghijau.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat 4,90% ke level 5.439,258, melesat dari penutupan pekan sebelumnya yang berada di posisi 5.185,105.
Lonjakan paling fantastis terlihat pada nilai transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian BEI melejit hingga 25,42% menjadi Rp20,34 triliun dari pekan sebelumnya yang sebesar Rp16,22 triliun.
Rincian Kinerja Perdagangan BEI Pekan Ini (19–23 Oktober 2026)
Laju positif bursa saham pekan ini ditopang oleh aktivitas pasar yang semakin bergairah. Berikut poin-poin utama kinerja BEI sepekan:
- IHSG: Naik 4,90% ke level 5.439,258 (sebelumnya 5.185,105).
- Rata-rata Nilai Transaksi Harian: Melesat 25,42% menjadi Rp20,34 triliun (sebelumnya Rp16,22 triliun).
- Frekuensi Transaksi Harian: Meningkat 13,80% mencapai 1,95 juta kali transaksi per hari (sebelumnya 1,72 juta kali).
- Kapitalisasi Pasar (Market Cap): Naik 4,66% menjadi Rp9.583 triliun (sebelumnya Rp9.157 triliun).
- Rata-rata Volume Transaksi Harian: Tercatat sebesar 39,96 miliar saham, teroreksi 9,39% dari pekan lalu yang mencapai 44,10 miliar saham.
Pergerakan Investor Asing
Meskipun performa IHSG dan nilai transaksi melonjak tinggi, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell).
BACA JUGA:
IHSG Hari Kamis 22 Oktober 2026 Tembus 5.387, Naik 1,12 Persen - ibukotakini.com
Pada perdagangan hari Jumat (23/10), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,28 triliun. Secara akumulatif sepanjang tahun 2026 berjalan, total nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp94,87 triliun.
Mendorong Pasar Keuangan yang Inklusif dan Transparan
Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Elsierra Putri Yosita, menyampaikan bahwa pergerakan positif pekan ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis dan penyesuaian di pasar modal.
"Perkembangan perdagangan tersebut menjadi bagian dari dinamika pasar saham Indonesia pada pekan ini, di tengah penyesuaian kebijakan pasar modal dan berbagai inisiatif BEI untuk mendukung pengembangan pasar keuangan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Elsierra Putri Yosita.***
BACA JUGA:
BUMA Jelaskan Dampak RKAB 2026, Kewajiban Utang Jadi Sorotan - ibukotakini.com
