DPU Balikpapan mulai perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 dengan pembenahan drainase dan pengecoran
Balikpapan

Perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 Dimulai, Akses Ditutup Sementara

  • DPU Balikpapan mulai perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 dengan pembenahan drainase dan pengecoran
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai melakukan perbaikan infrastruktur di Jalan Ksatriaan KM 8, Balikpapan Utara.

Proyek ini diawali dengan pembenahan sistem drainase sebelum masuk tahap pengecoran jalan guna meningkatkan kualitas serta ketahanan badan jalan.

Kepala DPU Balikpapan, Rita, menegaskan bahwa perbaikan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Salah satu penyebab utama kerusakan jalan adalah sistem drainase yang tidak optimal, sehingga penanganan harus dilakukan dari akar persoalan.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/kolaborasi-balikpapan-australia-wujudkan-kota-inklusi-berkelanjutan

“Penanganan dimulai dari perbaikan saluran drainase karena ini menjadi bagian penting sebelum pengecoran jalan dilakukan. Kami ingin memastikan aliran air berjalan baik sehingga konstruksi jalan nantinya lebih kuat dan tahan lama,” ungkapnya, Minggu (3/5/2026).

Selama proses pengerjaan berlangsung, akses Jalan Ksatriaan ditutup sementara. 

Penutupan ini dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar aktivitas pekerjaan di lapangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan - Rita

“Penutupan dilakukan karena terdapat aktivitas alat berat dan proses pembongkaran pada beberapa titik saluran drainase,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif serta tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek. Dukungan warga dinilai penting agar pekerjaan dapat berjalan lancar sesuai target.

“Kami memahami penutupan jalan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Namun ini dilakukan demi keselamatan bersama dan untuk memastikan pekerjaan berjalan maksimal,” tambah Rita.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/umk-balikpapan-rp-3-5-juta-perusahaan-masih-ada-bayar-buruh-murah

Ia mengatakan proses pengerjaan berlangsung sekitar satu bulan, tergantung kondisi cuaca dan situasi teknis di lapangan. 

"Setelah tahap drainase rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan," imbuh Rita.

Selain memperbaiki kondisi jalan, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi potensi genangan air di kawasan KM 8 saat hujan deras.

“Kalau drainasenya baik, air tidak menggenang di badan jalan. Ini penting agar jalan tidak cepat rusak dan masyarakat bisa berkendara dengan aman,” ungkapnya.

Perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 menjadi salah satu prioritas karena jalur tersebut merupakan akses padat yang dilalui kendaraan setiap hari. 

"Perbaikan jalan ini adalah Pemerintah peningkatan kualitas infrastruktur sebagai bagian dari pelayanan publik," tutupnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)