
Transkon Jaya (TRJA) Ekspansi ke Bisnis Angkutan IKN
- Proyeksi NPV Tembus Rp95 Miliar
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Emiten penyedia jasa penyewaan kendaraan asal Balikpapan, PT Transkon Jaya Tbk (TRJA), resmi mengumumkan rencana ekspansi.
Perusahaan yang berkantor pusat di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur itu akan menambah lini kegiatan usaha baru guna menangkap peluang di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Termasuk memperkuat sektor pertambangan Kalimantan Timur.
Langkah strategis ini mencakup penambahan tiga kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru, yakni Angkutan Darat Lainnya untuk Penumpang (49429), Angkutan Bus Tidak Dalam Trayek (49229), dan Angkutan Sewa (49422).
BACA JUGA:
Transkon Jaya Catat kinerja Positif Kuartal Pertama 2022 - ibukotakini.com
Perkuat Landasan Hukum dan Incar Pasar Korporat
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, yang dikutip Selasa, 14 April 2026, manajemen TRJA menegaskan bahwa selama ini perusahaan telah mengoperasikan armada untuk layanan antar-jemput karyawan di sektor pertambangan, migas, dan konstruksi.
“Namun, operasional tersebut perlu diperkuat dengan landasan perizinan KBLI yang eksplisit agar memiliki fondasi hukum yang sah dan lengkap,” tulis laporan perusahaan yang diteken Direktur Sekaligus Sekretaris Korporat, Rex Alex Joseph Syauta.
"Pertumbuhan kawasan industri dan tambang di Kalimantan Timur, termasuk konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), menciptakan lonjakan permintaan layanan shuttle bus dan angkutan pemukiman," tulisnya.
BACA JUGA:
Menggerakkan Ekonomi, Pemkot Balikpapan Libatkan Program CSR Perusahaan - ibukotakini.com
Analisis Keuangan: Proyeksi Laba dan Kelayakan Investasi
Berdasarkan studi kelayakan dari KJPP Ihot, Dollar & Raymond (ID&R), rencana ekspansi ini dinyatakan "Layak" dengan indikator keuangan yang sangat positif:
- Net Present Value (NPV): Mencapai Rp95.671.807.034, menunjukkan potensi keuntungan bersih masa depan yang signifikan.
- Internal Rate of Return (IRR): Berada di level 26,5%, jauh di atas rata-rata biaya modal.
- Profitability Index (PI): Tercatat sebesar 3,16, yang berarti setiap Rp1 investasi diproyeksikan menghasilkan nilai lebih dari tiga kali lipat.
Dalam lima tahun ke depan (2026-2030), pendapatan dari lini usaha baru ini diproyeksikan tumbuh progresif, mulai dari Rp7,5 miliar di tahun pertama hingga menembus Rp174,2 miliar pada tahun kelima.
BACA JUGA:
Ringkasan Laporan Keuangan TRJA (2025)
Hingga akhir tahun buku 2025, TRJA mencatatkan performa keuangan sebagai berikut:
Total Aset: Rp769,51 miliar.
Total Ekuitas: Rp387,86 miliar.
Pendapatan: Rp508,45 miliar.
Laba Neto Tahun Berjalan: Rp3,23 miliar.
Meskipun laba bersih mengalami tekanan dibanding tahun sebelumnya, rasio utang terhadap modal (Debt to Equity Ratio) berhasil ditekan dari 280% di 2023 menjadi 98,4% di 2025, menunjukkan struktur modal yang semakin sehat.
Jadwal RUPS Luar Biasa
Untuk merealisasikan rencana ini, TRJA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar.
Tanggal: Rabu, 20 Mei 2026.
Waktu: 15:45 WIB.
Lokasi: Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta.
Pemegang saham yang berhak hadir adalah mereka yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal pemanggilan RUPS pada 28 April 2026.
Keputusan perubahan anggaran dasar ini memerlukan persetujuan lebih dari 2/3 suara yang hadir. ***
