Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi
Politik

Wagub Hadi Mulyadi: Jangan Jadikan Organisasi Kendaraan Politik

  •   IBUKOTAKINI.COM - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengingatkan anggota organisasi kemasyarakatan tidak menjadikannya sebagai kendaraan politik.&n
Politik
Redaksi

Redaksi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengingatkan anggota organisasi kemasyarakatan tidak menjadikannya sebagai kendaraan politik. 

Pesan Hadi Mulyadi diungkapkan dalam saat menghaddiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Kaltim 2022-2026, baru-baru ini. 

Hadi Mulyadi meminta seluruh komponen masyarakat di Kalimantan Timur dapat menjaga persatuan dan kesatuan. Tidak terkecuali bagi organisasi-organisasi yang ada di Benua Etam.

Di Indonesia, ujar Wagub Hadi, terdapat lebih dari 17 ribu pulau, luasnya sama dengan 23 negara Eropa, terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan 1.300 suku, 715 bahasa daerah, 6 agama bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BACA JUGA:

“Disinilah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan agama, perbedaan suku, bahkan perbedaan pilihan ketika dilaksanakan pemilihan umum (pemilu) secara serentak pada 2024 mendatang, semua itu biasa saja, jangan sampai menimbulkan konflik,” kata Wagub Hadi Mulyadi dalam pernyataan yang dirilis akun resmi Pemrov Kaltim, Sabtu, 26 November 2022.

Mantan legislator Senayan dan Karang Paci ini menjelaskan menjelang tahun politik pada 2024, saat ini ada 9 partai yang eksisting dan ada 9 partai yang sedang diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sebagai lembaga penyelenggaraan pemilu di Nusantara.

“Berarti maksimal nanti 18 atau paling tidak 15 partai yang akan mengikuti Pemilu Serentak 2024. Tidak ada masalah. Sebagai ketua partai, saya juga ketua beberapa organisasi. Tapi saya selalu mengingatkan kepada anggota organisasi agar jangan menjadikan organisasi sebagai kendaraan politik,” tegas Wagub Hadi yang aktif menjabat Ketua Umum IKA Spansa, IKA Smada, IKA Jurusan Matematika Unhas dan IKA FMIPA Unhas.

Wagub Hadi pun berpesan agar sebagai insan manusia maka harus berteman dengan siapa saja. “Agama boleh berbeda, suku boleh berbeda, partai boleh berbeda, hingga pilihan boleh berbeda, tetapi kita harus bersatu,” pesannya.

“Tetap jaga kekompakkan, jaga persatuan dan kesatuan, kita semua bersaudara dalam bingkai NKRI, dan mari kita membangun Kalimantan Timur, membangun Ibu Kota Nusantara dan membangun Indonesia,” pungkasnya. ###